Terminologi Penipuan

Dari mana kata Con-Artist berasal?

Tahukah anda asal usul dari kata Con-artist? Kata Con-Artist pertama kali digunakan pada kasus persidangan William Thomson di Amerika Serikat pada tahun 1849.

William Thomson ini memang seorang penipu yang pekerjaannya hanya berjalan-jalan tiap hari dan mengamati orang-orang yang lewat. Jika ada orang yang kelihatannya cukup berada (punya uang)  lewat di dekatnya, ia akan menghampiri dan memulai pembicaraan, berpura-pura sudah mengenal orang itu lama sekali dan baru kali ini berjumpa lagi. Di akhir pembicaraan mereka William Thomson akan mengajak korban bermain Confidence game atau permainan kepercayaan. Ia akan bertanya, “apakah kamu berani mempercayai saya untuk membawa jam atau dompet-mu sehari ini dan besok akan saya kembalikan?” (Have you CONFIDENCE in me to trust me with your watch / your wallet until tomorrow?) Setelah menerima barang dari korban William Thomson akan pergi dan ….. menghilang bersama barang-barang korban.

Confidence Man - by Herman Mellville

Dari permainan Confidence Game ini William Thomson dikenal sebagai Confidence Man atau disingkat sebagai Con-man, kemudian menjadi Con-Artist.

Berbagai terminologi yang berhubungan dengan masalah penipuan misalnya:

Shills: adalah orang-orang yang bekerja bersama dengan penipu, sebagai pengumpan atau pembantu yang melancarkan jalannya penipuan.

Swindler: Penipu dalam jumlah yang besar sekali, biasanya lebih berkait dengan penipuan dalam perusahaan.

Schemer: Penipuan yang dijalankan dengan hati-hati, ada rencana yang sistematik dan cermat

Scam/ Scammer: Penipuan yang dilakukan oleh institusi atau perusahaan. Scam berarti penipuannya, Scammer berarti pelakunya (perusahaannya)

Grifter: Penipu yang mengasumsi identitas lain. Seperti di film “Dirty Rotten Scoundrels” si penipu berpura-pura menjadi bangsawan – ini adalah Grifter.

Hustling/ Hustler: Penipuan yang dilakukan terus menerus. Orang yang hidup dengan cara menipu atau senantiasa memperoleh uang dengan cara haram disebut sebagai Hustler

Con-Artist: Penipuan yang dilakukan dengan cara memperoleh kepercayaan yang tinggi dari korbannya (Confidence Game)

Semoga beberapa terminologi ini dapat bermanfaat untuk kita sekalian

Thank you all, and…..don’t get conned

S

Pos ini dipublikasikan di Metode, Penipu, Penipuan dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s