The Most Famous of “them” all

Ponzi Scheme (Skema Ponzi)

Charles Ponzi menjadi salah seorang “pelopor” penipuan terbesar sehingga namanya kini diabadikan (…dengan konotasi negatif lho, bukan positif….) sebagai teknik penipuan yang dapat digambarkan sebagai: …merampok B untuk membayar A; kemudian merampok C untuk membayar B….

Seorang imigran dari Italia yang pada masa mudanya pernah masuk penjara di Kanada justru karena terseret oleh ulah atasannya yang melakukan penipuan terhadap kaum imigran. Setelah keluar dari penjara, Charles Ponzi menikah dan mulai mencoba berbagai usaha termasuk menjadi penjaga toko sembako milik mertuanya.

Charles Ponzi di masa "jaya"-nya

Charles Ponzi

Dunia pada saat itu sedang berusaha pulih dari perang dunia pertama dan Ponzi melihat peluang untuk mengambil keuntungan dengan membeli IRC ( International Reply Coupon) semacam kupon internasional yang dapat ditukar dengan perangko. Ia membeli IRC di Italia yang saat itu sedang mengalami inflasi tinggi dan menjualnya di Amerika dengan keuntungan yang besar. Hal ini bukan hal yang ilegal tetapi memang agak sulit untuk langsung menarik keuntungan karena berbagai masalah birokrasi yang berlaku pada saat itu.

Ponzi mulai meminjam uang dari beberapa orang yang disebutnya investor. Ia membutuhkan uang ini untuk menghadapi masalah yang timbul dari kesulitan proses birokrasi yang ada dan berjanji bahwa uang para investor ini akan dikembalikan 2 kali lipat dalam waktu 90 hari.  Ia meyakinkan bahwa keuntungan dari penebusan IRC ini tinggi sekali dan ia bisa mengembalikan hutangnya berikut bunganya dalam waktu singkat. Dalam waktu 90 hari memang ia berhasil mengembalikan uang yang dipinjamnya tersebut. Kabar kemudian tersebar dan banyak orang kemudian ingin berinvestasi dengannya.

Di sinilah kesalahan Ponzi dimulai, alih-alih berkonsentrasi pada ide awal tentang masalah penebusan IRC, yang memang keuntungannya sebenarnya kecil, ia akhirnya malah lebih berkonsentrasi untuk mengumpulkan investor. Ia mencari sales dan agent untuk memperbanyak investor (korban). “Kegilaan” mulai terjadi. Februari 1920, investasi yang masuk sebesar USD 5,000 (sekitar 550 juta rupiah kurs mata uang sekarang); Maret meningkat menjadi USD 30,000 (sekitar 3 milliar rupiah kurs mata uang sekarang); May 1920 meningkat menjadi USD 420,000 (46 milliar rupiah kurs mata uang sekarang).

Jelas ia tidak mungkin bisa mengembalikan investasi yang ditanamkan dalam bentuk keuntungan usaha. Ia mengembalikan sebagian dana investasi dengan……memperbanyak investor. Tidak perlu waktu lama akhirnya surat kabar dan analis ekonomi mulai mempertanyakan bagaimana cara Ponzi mengembalikan dana investasi. Penyelidikan akhirnya menyimpulkan bahwa Ponzi melakukan penipuan dengan memperbanyak investor untuk membayar investor yang sebelumnya dan begitu seterusnya.

Ponzi akhirnya ditangkap dan masuk penjara dengan tuduhan penipuan. Kini semua kasus penipuan yang menerapkan sistem “gali lobang tutup lobang” seperti kasus Ponzi ini dikenal dengan nama Ponzi scheme (skema Ponzi).

Saat Charles Ponzi akhirnya ditangkap

Saat Charles Ponzi akhirnya ditangkap

Ada banyak kasus di Indonesia yang menerapkan skema Ponzi ini. Saya tidak akan menyebutkan nama tapi saya rasa anda semua tahu karena beberapa menjadi kasus penipuan yang besar. Jadi berhati-hatilah: tidak mungkin ada keuntungan besar yang bisa diperoleh dalam jangka waktu singkat kecuali menang lotere. Kalau ada yang menawarkan hal ini, berhati-hatilah jangan-jangan cuma Ponzi Scheme……

Thank you all,

S

Pos ini dipublikasikan di Penipu, Penipuan, Ponzi, Tokoh dan tag , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke The Most Famous of “them” all

  1. kaskuser berkata:

    wah modelnya kok kayak mlm ya😀

  2. conbuster berkata:

    Benar, kayak mlm tapi merugikan member, tidak menguntungkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s