PENIPUAN DI INDONESIA: KASUS HARTA SOEKARNO (Bagian 2)

PENIPUAN DI INDONESIA: KASUS HARTA SOEKARNO (Bagian 2)

Berikut adalah mitos yang beredar di sekitar kasus harta Soekarno. Mitos tersebut dimulai dari awal abad ke 17, saat raja-raja Nusantara mulai mengenal sistem perbankan dan pada saat itu Bank Zurich menjadi Bank yang paling dominan di dunia. Ke sanalah raja-raja Nusantara menyimpan kekayaan mereka.

 

Bung Karno

Bung Karno

 

Saat perang dunia II, negara-negara barat sudah mulai meramalkan bahwa akan ada banyak jajahan mereka yang nantinya akan memerdekakan diri. Amerika Serikat mulai ingin mengambil hati para pimpinan negara-negara ini termasuk Indonesia dengan menjanjikan Soekarno untuk mengambil alih asset raja-raja Nusantara ini untuk kepentingan Indonesia. Selanjutnya ceritanya semakin tidak masuk akal.

Dikisahkan bahwa pada tahun 1944 dengan meminjam kekayaan raja-raja Nusantara ini Amerika Serikat dengan beberapa negara mulai membentuk Bank Dunia (World Bank) untuk itu Bung Karno sempat ditunjuk sebagai satu-satunya ketua PBB – bukan Sekjen PBB (Sesuatu yang tidak mungkin terjadi karena Indonesia sendiri baru menjadi anggota PBB tahun 1950).

Tahun 1950 sampai 1953 dikisahkan bahwa Bung Karno mulai melimpahkan kepemilikan asset raja-raja Nusantara tersebut kepada kolega dan keluarganya, bahkan dikisahkan tahun 1954 ada perjanjian penyerahan asset kepada beberapa pihak sedemikian sehingga kemudian Bung Karno dijadikan Presiden Seumur Hidup setelah pemilu 1955.

Tahun 1959 dikisahkan bahwa Indonesia keluar dari PBB dan salah satu alasannya adalah karena Bung Karno merasa tertipu setelah dana yang disimpan tersebut ternyata tidak bisa ditarik. Semua bermuara pada lengsernya Bung Karno tahun 1966, tapi sebelum lengser, Bung Karno sempat memberi amanah pada 7 orang yang dipercaya untuk melindungi dan mengelola hartanya ini.

Cerita yang sangat aneh ini berlanjut sampai masa Soeharto, BJ Habibie dan bahkan (katanya) SBY pun mengetahui hal ini.

Dari sinilah kisah-kisah tentang harta Soekarno berawal. Intinya tentang harta yang begitu luar biasa nilainya yang sebelumnya tidak bisa dilikuidasi tapi kini bisa dan hanya akan dibagikan pada yang mau menjadi anggota yayasan atau kelompok tertentu. Untuk menjadi anggota yayasan tentu ada uang yang harus disetorkan dan ujung-ujungnya adalah……penipuan.

 

Emas

Emas

 

Saya pernah membaca di salah satu forum tentang seorang yang keluarganya pernah menjadi pejabat di masa orde lama. Menurutnya soal harto Soekarno ini cuma omong kosong belaka. Semua dana revolusi banyak yang sudah dikorupsi oleh kroni Soekarno dan juga habis untuk membeli persenjataan selama pengembalian Irian Barat. Ada lagi yang menyatakan bahwa soal harta Soekarno lebih banyak dihembuskan untuk menjelekkan nama Bung Karno.

Lalu bagaimana dengan anda para pembaca? Anda percaya?

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Harta Soekarno, Indonesia, Penipu, Penipuan, Penipuan di Indonesia. Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s